Cloud9 SDK (versi open-source) sangat bergantung pada paket-paket lama yang ada di Ubuntu 18.04. Di versi Ubuntu yang lebih baru, banyak library sistem (seperti OpenSSL dan Python) yang sudah terlalu maju, sehingga menyebabkan error berantai seperti yang Anda alami.
Jika Anda mencari alternatif di Azure yang menawarkan pengalaman "IDE di Browser" seperti Cloud9 atau VS Code tanpa harus pusing mengurus instalasi manual, berikut adalah opsi terbaiknya:
1. Azure DevTest Labs (Pre-configured Images)
Azure memiliki layanan bernama DevTest Labs yang menyediakan template VM dengan software yang sudah terinstal.
- Template VS Code: Anda bisa mencari image dengan basis Visual Studio atau menginstal artifact VS Code secara otomatis saat pembuatan VM.
- Kelebihan: Mendukung fitur auto-shutdown agar biaya tidak membengkak jika Anda lupa mematikan VM.
2. VS Code for the Web (vscode.dev/azure)
Microsoft menyediakan versi VS Code yang sepenuhnya berbasis browser.
- Cara Akses: Langsung bukavscode.dev/azure.
- Fungsi: Ini terhubung langsung ke Azure Cloud Shell. Anda mendapatkan terminal dan editor di browser secara instan tanpa perlu membuat VM sama sekali. Sangat mirip dengan pengalaman Cloud9 tapi jauh lebih stabil karena dikelola langsung oleh Microsoft.
3. Azure VM + code-server (Rekomendasi Utama)
Jika Anda tetap ingin memiliki VM sendiri (misal Ubuntu 22.04) tetapi ingin tampilan VS Code di browser:
- Gunakan Ubuntu 20.04 atau 22.04 LTS.
- Instal code-server (VS Code versi browser). Instalasi ini jauh lebih modern dan bersih dibanding Cloud9 SDK.
Perintah instalasi cepat:Bash
curl -fsSL https://code-server.dev/install.sh | sh
sudo systemctl enable --now code-server@$USER
Ini akan memberikan Anda IDE VS Code di browser yang berjalan di atas OS Ubuntu terbaru.
4. GitHub Codespaces
Jika project Anda ada di GitHub, ini adalah kembaran Cloud9 yang paling sempurna.
- Klik tombol "." (titik) pada keyboard saat membuka repo GitHub Anda, dan Anda akan langsung mendapatkan VS Code di browser yang berjalan di infrastruktur Azure.
| Fitur | Cloud9 (Lama) | VS Code for Web | Azure VM + Code-Server |
| Instalasi | Sulit (banyak error) | Tanpa Instalasi | Sekali klik/script |
| OS Basis | Terpaku Ubuntu 18.04 | Cloud Shell | Bebas (Ubuntu 22.04+) |
| Keamanan | Manual (OpenSSL 1.0) | Terjamin (Microsoft) | Terjamin (LTS Updates) |
| Akses Browser | Ya | Ya | Ya |
- The Problem: Mengapa Cloud9 SDK (versi open-source) mulai ditinggalkan?
- The Pain Points: Cerita singkat tentang sulitnya mengelola dependensi lama (seperti OpenSSL 1.0.2 dan Node.js v8) di sistem modern.
- The Solution: Memperkenalkan code-server, proyek open-source yang memungkinkan Anda menjalankan VS Code versi penuh di browser dengan performa yang jauh lebih stabil.
2. Mengapa Memilih code-server di Azure?
- Kompatibilitas: Mendukung Ubuntu terbaru (20.04/22.04) dan library keamanan terkini.
- Ekosistem Extension: Bisa menggunakan extension VS Code (Python, Docker, Git, dll).
- Resource Azure: Menjelaskan singkat bahwa menggunakan Azure VM memberikan fleksibilitas resource yang bisa di-scale kapan saja.
3. Persiapan Lingkungan
- Membuat VM di Azure (rekomendasi spesifikasi minimal: 1 vCPU, 2GB RAM).
- Membuka Inbound Port 8080 di Azure Network Security Group (NSG).
4. Langkah-Langkah Instalasi (Step-by-Step)
- Step 1: Menjalankan script instalasi otomatis.
- Step 2: Mengatur Service agar code-server berjalan otomatis saat booting (
systemctl). - Step 3: Konfigurasi akses publik (
bind-addr: 0.0.0.0) dan pengaturan password diconfig.yaml. - Step 4: Restart service dan cara akses melalui browser.
5. Studi Kasus: Menjalankan Script Otomasi di code-server
- Contoh Bonus: Menunjukkan betapa mudahnya menjalankan script Python (seperti script penghapus keyword yang kita bahas sebelumnya) di terminal terintegrasi code-server tanpa error OpenSSL.
6. Tips Keamanan Tambahan
- Cara mengganti password secara berkala.
- Opsional: Menggunakan HTTPS (lewat Let's Encrypt atau Caddy) untuk akses yang lebih aman.
7. Kesimpulan
- Rangkuman bahwa migrasi dari Cloud9 ke code-server bukan sekadar tren, tapi kebutuhan teknis agar workflow development tetap aman dan kompatibel dengan library modern.
Tips untuk Penulisan:
- Gunakan Screenshot: Saat menulis nanti, pastikan Anda mengambil screenshot terminal saat instalasi berhasil dan tampilan VS Code saat pertama kali terbuka di browser.
- Gaya Bahasa: Gunakan gaya bahasa "Problem-Solver" agar pembaca merasa Anda benar-benar memahami kesulitan mereka.
Apakah Anda ingin saya membantu menuliskan bagian Kesimpulan yang kuat untuk menutup artikel ini?